0 Italia v Uruguay 1: Terhenti di Kandang Sendiri
bola olah raga olahragaROMA – Italia punya catatan mentereng sebelum menjamu Uruguay kemarin dini hari WIB. Gli Azzurri –julukan timnas Italia– belum pernah kalah di laga kandang sejak 16 Agustus 2006 atau sejak dikalahkan Kroasia 0-2 di Livorno.
Italia sebelumnya juga belum terkalahkan dalam enam laga terakhir. Namun, catatan manis itu kemarin harus terhenti.
Italia yang menjamu Uruguay di Stadion Olimpico, Roma, dipaksa menelan kekalahan 0-1 (0-1). Aktor penentu kemenangan Uruguay adalah Sebastian Fernandez yang menjebol gawang Gianluigi Buffon saat laga baru berjalan tiga menit.
Gemilangnya penampilan kiper Fernando Muslera juga memberikan kontribusi atas hasil positif yang diraih jawara Copa America 2011 itu. ”Saya marah pada diri sendiri. Saya tidak beruntung karena tidak ada gol,” keluh Mario Balotelli, striker Italia, kepada RAI.
Kubu Italia pantas kecewa. Sebab, mereka lebih mendominasi permainan. Selain itu, Uruguay harus bermain dengan sepuluh orang sejak Alvaro Pereira terkena kartu kuning kedua pada menit ke-81.
Buffon adalah penggawa Italia yang paling terpukul atas kekalahan timnya. Itu bisa dimaklumi lantaran laga tersebut merupakan penampilannya yang ke-112 bersama Italia.
Kiper Juventus tersebut menyamai caps kiper legendaris Italia Dino Zoff. ”Sungguh disayangkan kami gagal meraih kemenangan, tetapi semua orang bisa merasa bangga dengan penampilan dan usaha yang kami lakukan,” terang Buffon seperti dilansir Football Italia.
”Tentu saja sulit bagi seseorang mengatakan hal positif setelah kekalahan.Namun, kami telah bermain dengan inisiatif selama 90 menit dan memiliki banyak peluang untuk meraih imbang atau bahkan menang. Itu adalah hal bagus di antara hal buruk,” tutur Buffon. Pelatih Italia Cesare Prandelli juga menilai timnya tidak pantas kalah.
”Seharusnya kamilah yang mendapatkan kemenangan dengan permainan seperti itu. Kami tampil lebih baik dan mendominasi,” tegas Prandelli. Namun, striker Uruguay Edinson Cavani punya pandangan berbeda. ”Dalam sebuah pertandingan, pada akhirnya yang menang adalah mereka yang mencetak gol. Italia memang punya banyak peluang, tetapi tidak ada gol. Berbeda dari kami,” kata Cavani. (ham/c10/bas)