10 Ritual Budaya Aneh Yang Terjadi Sampai Sekarang
headlines Unik Dan Aneh
Kebudayaan adalah sebuah ciri khas dari sekelompok orang di dunia ini.
Karena ciri khas kelompok, maka kebudayaan di dunia sangat beragam dan
berbeda. Bahkan ada yang tak masuk akal.
Mengapa disebut tak masuk akal? Karena terkadang kebudayaan itu dianggap tak masuk nalar dan terdengar mengerikan bahkan tabu. Dinyatakan tabu lantaran susah dinalar oleh logika seperti contohnya menari bersama mayat.
Herannya, kebudayaan tabu itu masih saja ada di dunia ini. Memang terdengar aneh, tapi itu adalah ritual budaya yang menjadi warisan bagi kehidupan. Apa saja ya? Simak 10 di antaranya.
1. Kanibalisme dan Necrophagy
2. Tarian Matahari
3. Self-Flagellation
4. Vine Jumping
5. Voodoo dan Kepemilikan Spiritual
6. Pemakaman Langit
7. Jalan di Atas Api
Festival Sembilan Dewa Kaisar adalah perayaan Tao yang digelar di Penang, Malaysia. Salah satu ritual pemurnian adalah berjalan telanjang kaki di atas bara api yang diyakini untuk menghilangkan kotoran dan pengaruh jahat seseorang. Berani mencoba? Pastikan kakimu tak menginjak bensin sebelumnya ya.
8. Menari Dengan Mayat
Famadihana berarti 'menghidupkan tulang belulang' yakni sebuah festival tradisional yang terjadi di Madagaskar. Para peserta percaya bahwa semakin cepat tubuh terurai, maka makin cepat mencapai akhirat. Oleh karena itu mereka akan menggali kuburan orang yang dicintai, menari dengan mayatnya dan menghidupkan musik keras di area makam. Ritual aneh ini terjadi setiap 2-7 tahun.
9. Impaling
Ini adalah Festival Vegetarian tahunan yang digelar di Phuket, Thailand dan merupakan tuan rumah bagi ritual paling ekstrem. Kenapa disebut ekstrem? Bayangkan saja, para peserta akan menghunuskan tombak, pisau, pedang, kait, serta senjata tajam lainnya melalui pipi mereka. Mereka meyakini para dewa memasuki tubuh selama ritual dan melindungi mereka dari kejahatan. Err...baiklah.
10. Penghormatan Kematian
Suku di pedalaman Amazon yakni Yanomami adalah salah satu suku paling primitif di dunia. Dalam pandangan mereka, kematian bukanlah fenomena alami. Ketika mayat usai dikremasi, maka abu yang dihasilkan akan dicampur dengan pisang untuk proses fermentasi. Campuran ini lalu dikonsumsi oleh mereka untuk memastikan bahwa semangat almarhum tetap hidup. Mau mencoba?