Tampilkan postingan dengan label tahukah kamu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahukah kamu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 September 2013

Rumus Jarak Aman Nonton TV

Rumus Jarak Aman Nonton TV

Televisi sering dijadikan kambing hitam rusaknya indera penglihatan pada anak-anak yang gemar menonton TV. Para orang tua biasanya hanya mengatakan “nonton TV jangan dekat-dekat” tanpa menjelaskan secara detil sedekat atau sejauh apa si anak seharusnya menonton TV.

althouse.blogspot.com

Ternyata untuk menghitung jarak aman menonton TV, ada rumus untuk menghitung jarak aman menontonnya agar tidak berefek buruk terhadap mata kita. Rumus inipun juga berlaku secara internasional. Bagaimana rumus tersebut?
Rumus jarak aman nonton TV = Ukuran layar televisi (inchi) x 5

Apa yang dimaksud dengan Ukuran layar televisi yang biasa diukur dalam satuan inchi? Ukuran layar televisi adalah jarak diagonal layar dari ujung layar kiri atas ke ujung layar kanan bawah.

Nah berikut ini jarak aman menonton TV berdasarkan rumus tersebut dan hanya terpaut dari ukuran layar televisi yang populer di Indonesia:

    14 inchi = 1,78 meter
    17 inchi = 2,16 meter
    20 inchi = 2,54 meter
    21 inchi = 2,67 meter
    29 inchi = 3,67 meter
    32 inchi = 4,07 meter
    50 inchi = 6,35 meter

Selain itu, jika Anda memiliki TV diluar ukuran diatas, maka silahkan hitung sendiri dengan mengalikan diagonal layar dengan 5, lalu dikali lagi dengan 0,0254. Sebab 1 inchi adalah 0.0254 meter.

Sumber : kabarnesia.com
Mengapa Nyamuk Bisa Berdiri Di Atas Permukaan Air?

Mengapa Nyamuk Bisa Berdiri Di Atas Permukaan Air?

Bagi kita manusia, berdiri di atas permukaan air adalah hal yang mustahil. Tapi, bagi seekor nyamuk, berdiri di atas permukaan air merupakan hal yang biasa. Apa ya, rahasianya?

Hal ini berkaitan erat dengan tegangan permukaan air. Tegangan permukaan terjadi karena interaksi molekul-molekul zat cair di permukaan zat cair tersebut.
Setiap benda terdiri dari molekul-molekul kecil yang saling berinteraksi, termasuk air. Setiap benda memiliki jenis molekul yang berbeda. Interaksi antar molekul dalam suatu zat disebut kohesi, sedangkan interaksi antar molekul pada zat yang berbeda disebut adhesi.

Karena setiap molekul air berinteraksi, setiap molekul di dalam air mengalami gaya tarik dari segala arah sehingga menghasilkan gaya total sebesar nol. Pada permukaan air, hanya terdapat molekul air di samping kanan, kiri, dan bagian bawahnya yang menariknya, sedangkan di bagian atasnya tidak ada molekul air yang memberi gaya tarik. Inilah yang menyebabkan permukaan air tampak memiliki lapisan tipis elastis.

Jika di atas permukaan air diletakkan benda lain, maka benda ini akan memberi tekanan tertentu pada permukaan air. Molekul-molekul air di bawah permukaan akan memberikan gaya ke atas untuk menopang benda tersebut.

Besarnya gaya ke atas ini merupakan perkalian koefisien tegangan permukaan zat cair dengan luas permukaan benda di atasnya. Gaya ke atas dari molekul-molekul air ini menyebabkan nyamuk tidak tenggelam dan mampu berdiri di atas permukaan air. Nyamuk yang sangat ringan tidak mampu memecah tegangan permukaan air.

Kalau badan kita, tentu memiliki gaya tekan yang jauh lebih besar dari tegangan permukaan air, makanya kita tidak bisa berdiri seperti nyamuk di atas air.

Sumber : sains.me

Jumat, 30 Agustus 2013

Mengapa Nyamuk Bisa Berdiri Di Atas Permukaan Air?

Mengapa Nyamuk Bisa Berdiri Di Atas Permukaan Air?

Bagi kita manusia, berdiri di atas permukaan air adalah hal yang mustahil. Tapi, bagi seekor nyamuk, berdiri di atas permukaan air merupakan hal yang biasa. Apa ya, rahasianya?

Hal ini berkaitan erat dengan tegangan permukaan air. Tegangan permukaan terjadi karena interaksi molekul-molekul zat cair di permukaan zat cair tersebut.
Setiap benda terdiri dari molekul-molekul kecil yang saling berinteraksi, termasuk air. Setiap benda memiliki jenis molekul yang berbeda. Interaksi antar molekul dalam suatu zat disebut kohesi, sedangkan interaksi antar molekul pada zat yang berbeda disebut adhesi.

Karena setiap molekul air berinteraksi, setiap molekul di dalam air mengalami gaya tarik dari segala arah sehingga menghasilkan gaya total sebesar nol. Pada permukaan air, hanya terdapat molekul air di samping kanan, kiri, dan bagian bawahnya yang menariknya, sedangkan di bagian atasnya tidak ada molekul air yang memberi gaya tarik. Inilah yang menyebabkan permukaan air tampak memiliki lapisan tipis elastis.

Jika di atas permukaan air diletakkan benda lain, maka benda ini akan memberi tekanan tertentu pada permukaan air. Molekul-molekul air di bawah permukaan akan memberikan gaya ke atas untuk menopang benda tersebut.

Besarnya gaya ke atas ini merupakan perkalian koefisien tegangan permukaan zat cair dengan luas permukaan benda di atasnya. Gaya ke atas dari molekul-molekul air ini menyebabkan nyamuk tidak tenggelam dan mampu berdiri di atas permukaan air. Nyamuk yang sangat ringan tidak mampu memecah tegangan permukaan air.

Kalau badan kita, tentu memiliki gaya tekan yang jauh lebih besar dari tegangan permukaan air, makanya kita tidak bisa berdiri seperti nyamuk di atas air.


Sumber : sains
Apakah Nyamuk Kanibal?

Apakah Nyamuk Kanibal?

Perilaku kanibal seringkali tampak pada mahluk hidup. Kita sudah pernah lihat hiu yang makan hiu. Nah, apakah hal ini juga berlaku pada nyamuk?

“Sayangnya, nyamuk dewasa betina sudah tidak menggigit satu sama lain lagi. Mereka menyimpan kebiasaan menggigit mereka untuk Anda dan saya,” ujar Joseph Conlon, seorang entomologi dan penasihat teknis di Mosquito Control Association, seperti dilansir laman Discovery News.
listverse.com
Conlon mengatakan, ada beberapa spesies nyamuk yang memakan satu sama lain ketika mereka dalam fase larva. Salah satunya adalah Psorophora ciliata, yang disebut gallinipper. Nyamuk asal Michigan ini berukuran jumbo. Mereka menjadi begitu banyak ketika musim panas tiba. Pasalnya, pada musim sebelumnya, yakni musim hujan, mereka akan mulai berkembang biak besar-besaran.

“Mereka bertelur di genangan air, dan ketika larva muncul, mereka akan bermain 'raja genangan' dengan mengkonsumsi larva nyamuk lain,” ujar Conlon. Siapa yang bertahan maka ialah sang “raja genangan”.

Spesies lain yang dikenal kanibal ketika menjadi larva adalah Toxorhynchites rutilis. Spesies ini berkembang biak di lubang pohon. Mereka akan saling memangsa larva lain di lubang pohon yang sama.

Kedua nyamuk ini bukanlah seperti nyamuk yang biasa kita temui. Mereka tidak akan mengisap darah manusia atau hewan lainnya. Jadi, bagian cerita film Jurassic Park yang menampilkan nyamuk yang diawetkan karena menyimpan darah dinosaurus hanyalah rekaan belaka. Faktanya, nyamuk ini tidak akan berisi darah.

Sumber : tempo
Mengapa Portugal Merayakan Revolusi Bunga?

Mengapa Portugal Merayakan Revolusi Bunga?

Revolusi Bunga (Carnation Revolution atau Revolução dos Cravos) merupakan revolusi (kudeta) tak berdarah yang terjadi di negara Portugal pada tahun 1974.

Revolusi Bunga membuat kediktatoran yang telah berkuasa selama hampir 50 tahun akhirnya terguling. Setelah periode singkat kekacauan, Portugal muncul sebagai negara demokrasi yang mapan.
 
 
Sejarah revolusi ini berawal pada tahun 1926, ketika sebuah kudeta militer mendirikan Estado Novo dengan menggulingkan Republik Pertama Portugal yang baru lahir pada tahun 1910 untuk menggantikan monarki Portugal.

Warga negara Portugal merasa tertekan di bawah rezim ini selama hampir 50 tahun. Setelah menunggu, pada akhirnya militerlah yang mengakhiri rezim dikatator ini.

Para perwira militer dengan kecenderungan sayap kiri mendalangi kudeta dalam menanggapi pemecatan seorang jenderal Portugis yang menentang kebijakan kolonial Portugis.

Pada dini hari tanggal 25 April 1974, Revolusi Bunga dimulai di kota Lisbon.

Kekuatan militer dengan cepat mengepung pemerintahan, memicu demonstrasi spontan di jalan, di mana warga sipil berlari keluar untuk berbaur dengan tentara meskipun terdapat perintah untuk tinggal di dalam ruangan.

Pada saat itu, bunga anyelir (carnation) terdapat melimpah di pasar bunga besar di Lisbon. Banyak warga lantas menempatkan anyelir ke dalam laras senapan tentara sehingga menginspirasi nama “Revolusi Bunga”.
 
 
Pasukan pemerintah berhasil membunuh empat orang sebelum akhirnya menyadari mereka tidak akan mampu membendung Revolusi Bunga.

Kudeta yang berlangsung relatif damai juga merupakan andil dari tekad tentara revolusioner untuk menghindari pertumpahan darah.

Masyarakat juga mendorong anggota rezim untuk menyerah, daripada melawan, sehingga membuat kudeta terbebas dari kekerasan.

Seperti yang sering terjadi pasca kudeta, Portugal mengalami periode ketidakstabilan setelah Revolusi Bunga.

Butuh beberapa tahun bagi negara ini untuk menciptakan pemerintahan demokratis yang kuat.

Selama periode tersebut, Portugal melepaskan hampir semua wilayah koloni mereka serta mengalami gejolak ekonomi yang parah.

Pemerintahan diktator sebelumnya menguasai ekonomi Portugal sedemikian rupa sehingga dibutuhkan waktu agar kondisi kembali stabil.

Untuk Portugal dan koloni mereka sebelumnya, periode tersebut menjadi masa yang sulit, meskipun mereka yakin akan efek jangka panjang yang lebih baik.

Saat ini, Portugal merayakan Hari Kebebasan pada tanggal 25 April setiap tahunnya.


Sumber : amazine.
Bagaimana Asal-Muasal Vampir?

Bagaimana Asal-Muasal Vampir?

Vampir, manusia penghisap darah merupakan legenda yang sangat populer di dunia. Apalagi kisahnya sering diangkat dalam film-film dengan berbagai versi.

Di  tatanan kehidupan masyarakat Eropa kuno, rupanya mengenal teror vampir sebagai biang dari segala kemalangan yang melanda desa setempat. Sosok vampir selalu disalahkan apabila ada wabah penyakit mematikan yang tersebar dengan cepat, ternak-ternak mati tanpa sebab dan hasil pertanian yang gagal karena kemarau panjang.
 
donlike.com
Kemudian atas dasar keyakinan religius masyarakat yang masih dangkal, kesalahan dan tuduhan sering kali ditimpakan kepada orang-orang yang telah meninggal. Orang yang dinilai meninggal secara tidak wajar dicurigai bangkit dari kubur dan menyebarkan teror.

Kecurigaan berujung pada penggalian kembali makam orang yang dicurigai. Orang awam menganggap bahwa mayat yang telah dikubur akan mengalami pembusukan dengan cepat.

Namun tidak ada yang tahu bahwa jika mayat disegel secara rapat di dalam peti dan dimakamkan pada saat musim dingin, proses pembusukan bisa tertunda selama berminggu-minggu. Selain itu, jika mayat terlambat membusuk, perut dan usus akan mengembung dan mambuat darah naik ke mulut.

Jadilah ketika makam dibongkar, orang-orang menjadi terkejut dengan mayat yang masih utuh, ditambah darah yang mengalir dari mulut. Kemudian tersebarlah gosip bahwa mayat tersebut sering keluar ke malam hari dan menghisap darah.

Mitos tersebut pada awalnya mungkin hanya dikenal beberapa wilayah di Eropa saja. Dan, kepopuleran vampir ke seluas dunia berawal di akhir abad 19.

 
elftown.com
Ini berawal dari Novel karangan Bram Stoker berjudul Dracula yang terbit pertama kali pada bulan Mei 1897. Walau kuat dugaan, tokoh Pangeran Dracula yang diangkat dalam novel kemungkinan terinspirasi oleh sepak terjang seorang pangeran Rumania (Prince of Wallachia) bernama Vlad Tepes-atau dikenal juga dengan Vlad III (1431 – 1476) yang berjuang melawan kekaisaran Ottoman.

Vlad Tepes adalah sosok yang terkenal sangat kejam terutama kepada para tawanan perangnya. Tindakan brutal dan sadisnya sering kali dilakukan atas dasar kesenangan dan hiburan, seperti menancapkan korbannya di tiang pancang dan menusuk-nusuk tubuhnya hingga tewas.

Nah dari novel Bram Stoker ini kemudian muncul penulis-penulis lain yang mencoba mengangkat sosok Dracula maupun vampir dengan sosok lain ke dalam kisah fantasi mereka masing-masing, hingga sekarang.

Sumber : sains
Apa yang Terjadi Pada Otak Saat Kita Jatuh?

Apa yang Terjadi Pada Otak Saat Kita Jatuh?

Anda tentu pernah mengalami momen di mana Anda sedang berjalan dan secara tak sengaja kaki tersandung batu dan kemudian jatuh. Apa sebenarnya yang terjadi di dalam otak pada saat itu hingga akhirnya bisa terjadi?

Para peneliti dari University of Michigan telah mengungkapkan apa sebenarnya yang menyebabkan 'ketidaksengajaan' dan hilang keseimbangan tersebut bisa terjadi pada manusia.
everydayfamily.com
Temuan dari peneliti tersebut menunjukkan bahwa ada jeda antara otak dan otot saat kita akan terjatuh. Mereka mampu mengungkapkan hal ini melalui analisis respon listrik di otak menggunakan alat yang disebut electroencephalogram (EEG).

"Kami menggunakan EEG untuk melihat apa yang terjadi di dalam otak. Dengan alat ini, kami bisa menentukan bagian mana di otak yang pertama kali mengidentifikasi bahwa Anda kehilangan keseimbangan saat berjalan," ungkap Daniel Ferris, seorang profesor kinesiologi University of Michigan.

Dipublikasikan dalam Journal of Neurophysiology, para peneliti menggunakan elektroda pada 26 orang responden. Mereka diminta untuk berjalan di sebuahb balok keseimbangan yang tersambung pada treadmill. Sehingga ketika responden kehilangan keseimbangan saat berjalan di balok, mereka akan 'jatuh' ke treadmill dan mulai berjalan pada alat tersebut tanpa melukai diri mereka sendiri.

Kemudian para peneliti memeriksa respons listrik di otak responden dan menemukan bahwa otak menyadari adanya kehilangan keseimbangan sebelum responden benar-benar terjatuh. Dengan begitu, maka sebenarnya jika orang tersebut bisa lebih berespons cepat, maka jatuh akibat tersandung bisa dicegah dan diatasi.


Sumber : detik

Rabu, 26 Juni 2013

Tanaman pun Pandai Matematika

Tanaman pun Pandai Matematika

Kalau membenci pelajaran matematika, cobalah belajar dari tanaman. Mereka bisa bertumbuh dan bertahan hidup karena pintar berhitung.


Matematika memang sering jadi momok menakutkan. Mungkin, 90 persen dari siswa sekolah paling benci dengan pelajaran penuh angka ini. Saya jadi ingat seorang teman yang berkeringat dingin setiap jam pelajaran matematika datang, apalagi melihat sang guru sudah berdiri di pintu kelas. Karena phobia, teman yang satu ini lebih memilih bolos.

Padahal, siapa pun tahu matematika adalah ilmu yang pasti digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Paling sederhana, lihat saja pedagang di pasar. Boleh jadi di antara mereka ada yang tak pandai membaca, tapi soal berhitung uang bisa saja lebih khatam dibanding kita.

sciencerecorder.com
Soal hitung-menghitung, mengapa kita tak berguru pada tanaman? Selama jutaan tahun, ternyata semua tumbuhan di bumi bisa terus bertumbuh dan mempertahankan hidupnya karena pintar matematika. Hal ini diungkapkan dari hasil penelitian Profesor Martin Howard dari John Innes Centre, Norwich, Inggris.

Bagaimana tanaman mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari? Dalam penelitian yang diterbitkan pada jurnal akses terbuka e-Life, para ilmuwan di John Innes Centre menunjukkan tanaman membuat penyesuaian yang tepat untuk menilai tingkat konsumsi pati mereka.

Saat siang hari, tanaman memroses makanan sendiri dengan menggunakan sinar matahari. Energi dari matahari itu diubah jadi karbondioksida ke dalam gula dan karbohidrat (pati).

Setelah matahari terbenam, tanaman hanya bergantung pada cadangan karbohidrat agar tidak kelaparan. Maka, tanaman pun melakukan perhitungan aritmetika dasar untuk memastikan cadangan pati tercukupi sampai subuh atau berjaga-jaga jika saat tengah malah merasa kelaparan. Sepanjang malam, mekanisme dalam daun mengukur ukuran cadangan pati dan memperkirakan lama pasokan sampai jelang pagi.

Soal informasi waktu malam dan pagi hari pada tanaman didapat dari mekanisme jam internal yang mirip terjadi pada tubuh manusia. Pengelolaan cadangan pati itu diharapkan maksimal 95 persen sampai waktu subuh.


Profesor Martin Howard dan Alison Smith. (Phys)
 
"Perhitungan tepat itu agar tanaman mencegah kelaparan tapi juga membuat penggunaan yang paling efisien dari makanan mereka," kata ahli metabolisme biologi, Profesor Alison Smith.

"Jika cadangan pati digunakan terlalu cepat, tanaman akan kelaparan dan berhenti tumbuh pada malam hari. Jika cadangan yang digunakan terlalu lambat, sebagian pati akan sia-sia," jelasnya lagi, "Kemampuan melakukan perhitungan aritmetika sangat penting bagi pertumbuhan dan produktivitas tanaman."

Ya, tanaman pun harus pintar berhitung guna kelangsungan hidup mereka. Bagaimana dengan kita, mestikah tetap membenci matematika?


Sumber:
viva.
Di mana Lokasi di Bawah Posisi Anda di Bumi ?

Di mana Lokasi di Bawah Posisi Anda di Bumi ?

Pernah terpikir dimana posisi di bumi yang tepat berada di bawah berlawanan dengan posisi kita? Waktu kecil mungkin ada yang pernah bilang bahwa kalau kita gali tanah di bawah kita sampai tembus di permukaan bumi di bawah kita, maka lokasinya itu di Cina. Ah, itu cuma dongeng masa kecil.
 

Kenyataannya Cina posisinya adalah tepat berlawanan dengan Argentina. Kalau Anda membuat peta yang menunjukkan dimana dua lokasi di belahan bumi saling berlawanan, nanti bentuknya akan mirip seperti ini:

Titik-titik berlawanan pada bumi dinamakan antipoda. Penasaran dimana lokasi yang tepat di bawah lokasi Anda berada? Ada Peta Antipode yang bisa menemukan antipode dari semua lokasi di bumi.

 

Peta antipode


Kebanyakan lokasi di bumi akan menemukan antipode-nya masing-masing di lautan, maklum sebagian besar permukaan bumi ini lautan; dan beberapa beruntung menemukan antipode yang keren! Ini contohnya:

Kalo Anda di Jakarta menggali tanah hingga tembus ke bawah bumi, kira-kira nongolnya di mana ya? Ternyata di Bogotta, Columbia.  

Jakarta <--> Bogotta

Nah, untuk mengetahui tempat tinggal kita berlawanan dengan tempat apa di muka bumi, klik saja di sini: antipode



Minggu, 09 Juni 2013

Fakta-fakta Unik Tentang Kedipan Mata

Fakta-fakta Unik Tentang Kedipan Mata

Mata manusia dirancang selalu berkedip setiap beberapa waktu yang berfungsi untuk meratakan air mata yang kaya oksigen ke seluruh permukaan mata. Untuk apa? tentu saja untuk menghalau kotoran yang ada di bola mata terutama bagian kornea.

Rupanya frekuensi seseorang berkedip juga bervariasi, sebagian besar dipengaruhi oleh usia. Kelenjar air mata pada orang lebih tua akan berkurang kinerjanya, sehingga bola mata menjadi lebih cepat kering. Akibatnya, mereka berkedip dengan lebih sering. Sebaliknya, bayi berkedip lebih jarang karena mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur, sehingga kondisi kelembaban bola mata tetap terjaga.

Selain itu, ada lag fakta unik lainnya seputar kedipan mata. Apa sajakah?
 
stock-clip.com

1. Perempuan bisa mengatur waktu berkedip
Dugaan bahwa perempuan lebih sering berkedip daripada pria ternyata sulit dibuktikan dengan fakta ilmiah. Tetapi kenyataannya, perempuan berkedip dua kali lipat lebih banyak dibanding pria. Jumlah kedipan setiap orang berbeda-beda tiap menitnya.

Namun, rata-rata kita berkedip 15 kali setiap 4 detik. Jumlah kedipan ini akan meningkat ketika seseorang dalam suasana cemas, gelisah, dan lelah.


Seperti yang dikutip dari Men’s Health para peneliti menyebutkan bahwa perempuan yang tengah mengonsumsi pil kontrasepsi akan berkedip 32 persen lebih sering daripada mereka yang tidak mengonsumsinya.


 
2. Kedipan menginspirasi terciptanya sistem wiper
Ternyata frekuensi mata manusia yang berkedip setiap detik menginspirasi Robert Kearns, untuk menciptakan wiper pada kaca depan mobil. Ide tentang wiper ini terjadi pada malam pernikahannya di tahun 1953, ketika sumbat botol champagne terpental ke mata kirinya.
 
Insiden itu menyebabkan ia mengerjap-ngerjapkan matanya dengan tak beraturan. Ia berkesimpulan bahwa mekanisme kerja wiper pada kaca depan mobil mirip seperti kedipan mata manusia.

 

3. Bayi jarang berkedip
Sampai saat ini belum ada yang peneliti yang bisa menjelaskan mengapa bayi jarang berkedip dibandingkan orang dewasa. Bayi berkedip hanya dua kali atau kurang per menit nya. Namun, frekuensi kedipan ini akan semakin bertambah sering seiring dengan pertumbuhannya.

itiswatitisblog.com
 
Namun, kedipan “normal” akan mulai didapatkan ketika anak sudah berusia 14-15 tahun. Teorinya, bayi lebih jarang berkedip karena mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur, sehingga bayi tidak perlu “melumasi” matanya sesering orang dewasa.

 

4. Kedipan dipengaruhi kondisi
Frekuensi kedipan seseorang ternyata juga dipengaruhi oleh kondisi dan lingkungan sekitarnya. Misalnya, ketika mendapatkan informasi penting, biasanya kita jarang berkedip, atau sebaliknya.
 
Pilot pesawat Angkatan Udara Amerika dalam simulasi terbangnya akan berkedip lebih sering ketika berada di zona aman, dibandingkan ketika berada dalam zona musuh. Hal ini dipicu rasa takut akan kurangnya informasi yang diperoleh di tempat musuh.

Dr John Stern, profesor emeritus di bidang psikologi dari Washington University, mengatakan bahwa George W. Bush berkedip lebih cepat saat mendapat serangan dari lawan politiknya, John Kerry, dalam debat kepresidenannya yang pertama tahun 2004. Kerry, yang lebih jarang berkedip, akhirnya memenangkan debat tersebut.


 
5. Hewan pun berkedip
Seperti manusia, ternyata hewan pun berkedip, kecuali hewan-hewan seperti ikan, ular, dan binatang lainnya yang tidak memiliki kelopak mata. Ada pula beberapa hewan lain seperti hamster yang berkedip hanya dengan satu mata. Tahun 1927, WP Blount menerbitkan sebuah buku tentang hewan yang berkedip, Studies of the Movements of the Eyelids of Animals: Blinking.
 
Di buku ini, Blount menemukan bahwa monyet Sudan berkedip sangat sering, tikus berkedip ketika bersin, dan kambing berkedip dengan jeda 30-60 detik.

Selasa, 14 Mei 2013

Mengapa Takut dan Jijik Saat Melihat Darah?

Mengapa Takut dan Jijik Saat Melihat Darah?

Melihat darah bisa menjadi suatu hal yang sulit dilakukan, bahkan bagi beberapa orang bisa merasa mual, jijik, hingga pingsan. Mengapa ini bisa terjadi?

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Isaac Marks dari Institute of Psychiatry di London menyimpulkan Sekitar 30 persen anak-anak takut melihat darah. Ketakutan ini pada akhirnya berlanjut hingga usia dewasa. Rasa trauma yang mendalam ini mengakibatkan rata-rata 15 persen orang dewasa merasa takut menyumbangkan darah.
 
Ilustrasi pingsan melihat darah / gainesonbrain.com
 
Merasa lemah saat melihat darah umumnya berasal dari reaksi berlebihan dari respon vasovagal.  Respon vasovagal terjadi karena melambatnya jantung dan pelebaran arteri sehingga tekanan darah melambat dan darah turun ke kaki. Akhirnya otak kekurangan darah yang kaya oksigen dan menyebabkan orang merasa pusing dan bahkan pingsan. Hal ini merupakan sebuah refleks rasa takut yang evolusioner yang menjadi mekanisme bertahan hidup manusia.

Mekanisme bertahan hidup ini baik bila, katakanlah Anda perlu berpura-pura mati di hadapan satu predator. Situasi inilah yang mungkin menjadi awal dari mekanisme ini. Dan jika Anda berdarah, detak jantung yang melambat mungkin menolong mencegah kehilangan terlalu banyak darah. Tapi dalam kebanyakan kasus, demikian tulis Popular Science, mekanisme ini justru menjadi sebuah gangguan.


Hematophobia
Orang-orang yang mengalami rasa takut berlebihan melihat darah disebut hematophobia. Hematophobia ini dapat terjadi secara langsung, seperti pengalaman pribadi yang menimbulkan pendarahan seperti kecelakaan medis atau prosedur pengambilan darah seperti suntikan, transfusi darah, dan sejenisnya. Namun, juga bisa terjadi secara tidak langsung, seperti melihat orang lain kecelakaan dan mengeluarkan darah.

Phobia memang kerapkali muncul dari rasa trauma di masa lalu terhadap sesuatu yang memunculkan sugesti hingga ketakutan tersebut menjadi berlebihan. Phobia dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Peristiwa traumatis di masa kecil dianggap sebagai salah satu kemungkinan penyebab terjadinya phobia.

Bagaimana cara mengatasinya, apalagi bagi mereka yang bercita-cita kerja di bidang medis? Melawan phobia terampuh adalah dengan menjadikannya hal yang biasa. Jadi, semakin sering orang melihat darah atau memikirkan darah, semakin berkurang rasa jijik tersebut. Demikian kata Alan Manevitz, seorang psikiater di Weill Cornell Medical Center di New York.

Pada beberapa kasus, phobia spesifik - memiliki ketakutan yang berlebihan terhadap objek yang spesifik -  harus diatasi dengan mengikuti terapi dan konsultasi pada dokter ahli. Nah, jika Anda termasuk penderita hematophobia berusahalah mengatasinya.
 
 
Sumber :
timlo.
inioke

Kamis, 09 Mei 2013

Fenomena Alam yang Menakjubkan

Fenomena Alam yang Menakjubkan

Beberapa fenomena alam berikut ini menimbulkan bencana bagi umat manusia, namun terlihat indah dan menakjubkan. Terkecuali tentunya tiang cahaya dan migrasi kupu-kupu monarch yang memberi visual nan indah untuk disaksikan. Langsung saja kita lihat bersama, ya

1. Migrasi kupu-kupu Monarch



Migrasi massal kupu-kupu  Monarch (Danaus  plexippus) terjadi saat musim dingin meliputi sebagian besar Amerika Utara menuju daerah selatan. Warna kupu-kupu oranye dan hitam terlihat indah ketika memenuhi langit biru.

2. Tiang Cahaya



Tiang cahaya terjadi saat cuaca  sangat dingin ketika kristal es tergantung di atmosfer, maka fenomena alam ini terlihat di langit malam. Semakin tinggi kristal es, semakin tinggi pula tiang cahaya itu terlihat.

3. Maelstorm


Maelstorm adalah pusaran air yang sangat kuat di tengah laut. Pusaran air yang  terjadi di Skotlandia dan dapat terdengar hingga bermil-mil jauhnya, walaupun nyatanya maelstorm bisa saja terjadi di mana pun.

4. Badai pasir



Badai pasir terjadi ketika angin kencang  mengangkat  partikel tanah dan pasir ke atmosfer sehingga membentuk badai. Setiap empat puluh juta tahun ton debu  dibawa dari Sahara ke  cekungan Amazon.

5. Pusaran api



Yang satu ini mengerikan, namun tetap terlihat indah. Yaitu pusaran api yang terjadi saat tornado. Pusaran api terjadi ketika panas dari api mendorong udara di atasnya sedemikian rupa untuk membentuk pusaran dengan udara dingin di luar. Jika pusaran ini memperoleh pusaran vertikal  maka api akan terhisap ke atas membentuk pusaran api.



Pusaran api yang terjadi di Tokyo tahun 1923 membakar semua bangunan di sana yang kebanyakan terbuat dari kayu, sehingga memakan korban 38.000 orang hangus terbakar.

Sumber: listverse.com

Selasa, 07 Mei 2013

Kisah Garpu yang Sempat Dicemooh

Kisah Garpu yang Sempat Dicemooh

Sebagai pasangan sendok, ternyata pemakaian garpu sempat jadi olok-olok dan bahkan tidak sopan (kurang ajar).


Garpu, pertama kali dipakai di jaman pertengahan. Para bangsawan Italia mulai menggunakan garpu sekitar abad ke-11, sementara di Spanyol pada abad ke-16, dan di Prancis sejak abad ke-14.

Di Inggris, garpu baru mulai diperkenalkan di tahun 1611 oleh Thomas Coryat melalui bukunya "Coryat's Curdities Hastily gobbled up in Five Months Travels in France, Savoy, Italy, &c.".


Lucunya, Coryat malah diolok-olok karena mempromosikan penggunaan garpu. Sehingga, ia pun dijuluki "Furcifer," yang berarti pemegang garpu.

Cerita lain soal garpu, alat ini juga sempat dihubungkan dengan 'dunia setan'. Sekitar abad abad ke-11, seorang Putri Yunani tewas sesaat setelah memperkenalkan garpu pada pesta pernikahannya dengan seorang kepala pemerintahan Venice (seorang hakim ketua) Domenico Selvo. Hal ini dimaknai sebagai hukuman dari Tuhan.

Kabarnya, di beberapa wilayah di Thailand, makan dengan garpu masih dianggap kurang ajar.

Apakah mungkin karena bentuknya yang tajam mengingatkan orang pada garpu yang digunakan oleh setan untuk menyiksa orang di neraka? Entah, nyatanya garpu sekarang sudah diterima dalam etiket sehari-hari.



Source : entertainmentgeek-jimmy.blogspot.com
Pohon pun Menjerit-jerit Saat Haus

Pohon pun Menjerit-jerit Saat Haus

Frekuensi suara yang bisa ditangkap telinga manusia sangat terbatas - sekitar 20 hingga 20.000 Hertz. Karenanya kita tidak pernah tahu bahwa pohon-pohon pun bisa mengeluarkan suara. Seperti misalnya saat haus, jeritan mereka konon sangat menyedihkan, loh.

Para ilmuwan baru-baru ini berhasil menangkap suara pepohonan tersebut. Sebuah tim yang dipimpin fisikawan Prancis, Philippe Marmottant, dari Grenoble University, engklaim bahwa mereka telah membuat rekaman pertama dari pohon yang sedang terengah-engah karena air. Sama seperti manusia yang bersuara saat mereka menghirup udara, pohon juga membuat suara ultrasonik bermunculan.
 
Ilustrasi: Photographer Harri Pekkinen / kuvamyynti.info
Dari mana suara pada pohon muncul? Pohon mengambil air dari tanah melalui sistem akar mereka. Upaya untuk menarik air dan kelembapan ini dari tanah menciptakan gelembung udara.

"Kami bisa melacak artikulasi gelembung, dan apa yang kami temukan adalah mayoritas suara yang didengar terkait dengan gelembung," kata Marmottant.

Para peneliti menggunakan sampel  irisan kayu pohon pinus mati yang diberi banyak hidrogel. Kondisinya dibuat semirip mungkin seperti pohon hidup.

Gel tersebut mulai mengering karena pengaruh lingkungan. Dari sini peneliti mendengarkan kayu yang mulai memunculkan suara. Kebisingan tersebut berasal dari gelembung udara yang naik kemudian menghilang. Proses ini disebut dengan kavitasi.

Kabarnya, mereka sekarang berlomba mencoba dengan peralatan yang mampu mendengarkan suara-suara unik yang diciptakan oleh alam. Bila sudah menjadi kenyataan, suatu saat nanti boleh jadi kita bisa menangkap jutaan tangis dari hutan-hutan yang ditebang oleh manusia-manusia serakah.




 
Sumber:
tempo

Minggu, 05 Mei 2013

Cara Membuat Perangkap Nyamuk Sederhana

Cara Membuat Perangkap Nyamuk Sederhana

Cukup mudah pembuatannya dan lebih aman karena tidak menggunakan bahan-bahan yang berbahaya bagi kesehatan.

Sebuah alternatif senjata bagi perjuangan terus menerus kita dalam memberantas nyamuk. Tak perlu dijelaskan lagi betapa bahayanya nyamuk buat kita. Ok, mari kita mulai.



Siapkan dulu :
- Botol plastik bekas ukuran 1,5 liter.
- 200 ml air
- 50 gram gula merah
- 1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan, warung, atau pasar)


Langkah-langkah pembuatan:

1. Potong botol plastik di tengah. Simpan bagian atas/mulut botol.



2. Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol.



3. Tambahkan ragi. Tidak perlu diaduk. Ini akan menghasilkan karbon-dioksida.



4. Pasang/masukkan potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik seperti corong.



5. Bungkus botol dengan sesuatu yang berwarna hitam, kecuali bagian atas, dan letakkan di beberapa sudut rumah Anda.



Dalam dua minggu, Anda akan melihat jumlah nyamuk yang mati di dalam botol.



Perhatian :
Gula merah ini mengundang semut untuk datang, jadi jangan lupa diberi tempat seperti tempat tatakan susu kental yang diberi air agar tidak disemuti. Atau cara lainnya dilingkari dengan kapur anti semut.

Sumber : apakabardunia.com
Kenapa Orangtua Jarang Tertawa Lihat Tontonan Komedi?

Kenapa Orangtua Jarang Tertawa Lihat Tontonan Komedi?

Pernahkah Anda melihat orangtua yang begitu serius menonton dan tidak pernah tertawa padahal yang ditontonnya adalah sitkom (tontonan komedi).


http://farm1.static.flickr.com/34/88448298_65b27f2065.jpg?v=0

Ternyata bukan karena tontonannya yang tidak lucu tapi kemampuan orangtua mengenali ekspresi tubuh makin berkurang.

Hal ini berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari University of Otago di Selandia Baru. Dalam penelitian tersebut, peneliti mempelajari 121 orang yang dibagi 2 kelompok usia 18-35 tahun dan di atas 60 tahun, yang sedang menonton sitkom The Office.

Saat menonton sitkom (tontonan komedi) tersebut, peneliti mempelajari kemampuan ekspresi partisipan melalui ekspresi wajah, nada suara dan bahasa tubuh.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa partisipan yang lebih tua kesulitan untuk mengidentifikasikan berbagai emosi dari karakter orang lain dibandingkan dengan partisipan yang lebih muda.

"Jika Anda memperhatikan ekpresi wajah, suara atau bahasa tubuh, maka dapat terlihat bahwa semakin tua cara orang mengekspresikan wajah semakin buruk," jelas Prof Ted Ruffman, profesor psikologi di University of Otago, dilansir Telegraph.

Menurut Prof Ruffman, hal ini karena orang tua merasa lebih sulit untuk membaca geometri perubahan wajah seseorang, yang memberikan otak petunjuk tentang emosi. Kondisi ini biasanya dialami oleh seseorang pada usia pertengahan dan 60-tahun ke atas.

Penelitian sebelumnya yang juga dilakukan oleh kelompok peneliti University of Otago telah menunjukkan bahwa orang di atas 60 tahun memiliki kemampuan yang buruk untuk mengenali ekspresi wajah kemarahan, kesedihan dan ketakutan.

Hasil temuan ini telah dipublikasikan dalam American journal Psychology and Aging.

Sumber :
health.detik.com