Tampilkan postingan dengan label Arsip Planet Mars. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arsip Planet Mars. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Februari 2013

Logam Misterius Mars: Tangan Robot Atau Pegangan Pintu Rahasia?

Logam Misterius Mars: Tangan Robot Atau Pegangan Pintu Rahasia?

 Logam Misterius Mars: Tangan Robot Atau Pegangan Pintu Rahasia?

Houston : Penjelajahan Curiosity, robot penjelajah (rover) milik Badan Antariksa di permukaan Planet Mars selalu menghasilkan cerita menarik dan mengusik rasa ingin tahu.

Baru-baru ini misalnya, Curiosity menemukan obyek diduga logam misterius yang mencuat dari bebatuan yang ada di permukaan planet merah. Temuan dihasilkan pada 30 Januari 2013 lalu.

Dari gambar yang diambil rover tersebut, dan disebarkan oleh Laboratorium Jet Propulsion NASA, logam berbentuk mirip jari nampak menonjol dari batuan sekitarnya.

Spekulasi pun beredar terkait logam misterius, ada yang menduga, itu hanya trik kamera Curiosity. Ada pula yang mengira, di lokasi logam itu ditemukan adalah kuburan robot atau pegangan pintu ke sebuah ruangan rahasia. Padahal, seperti dimuat situs sains Universe Today, ukuran logam itu hanya sekitar 0,5 centimeter atau bahkan kurang.

Penjelasan yang lebih ilmiah diutarakan sejumlah pengemar sains yang menawarkan teori, benda kecil yang nampak mengkilap itu bisa jadi adalah material yang kurang rentan terhadap erosi, tak seperti benda-benda di sekitarnya.

Mengebor Permukaan Mars

Gambar obyek misterius itu didapat setelah Curiosity mengebor lubang pertamanya di permukaan tanah, untuk menyingkap debu, sehingga rover itu bisa menganalisis atau mendeteksi jejak kehidupan, yang mungkin pernah ada di Mars.

Foto dari permukaan Mars juga menunjukkan sebuah lubang yang dikelilingi bubuk batuan, hasil kerja Curiosity, di mana NASA berharap bisa menguji sampel yang didapat.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan NASA, Curiosity menggunakan bornya untuk membuat lubang sedalam sekitar 0,8 inchi di batuan Mars, sebagai langkah uji coba, sebelum akhirnya melakukan pengeboran penuh untuk mengumpulkan sampel.

Pengeboran adalah satu dari 10 instrumen ilmiah yang melengkapi Curiosity. NASA berharap mereka bisa menganalisis permukaan Mars, lebih dekat dari apa yang pernah mereka lakukan sebelumnya.

Curiosity yang punya bobot 1 ton bertugas mengeksplorasi Kawah Gale di Mars, untuk mencari tahu apakah kawasan itu mampu menopang kehidupan, mikroba sekalipun.

Dr Joseph Michalski, penulis utama dan ahli geologi planet Natural History Museum mengatakan, Mars punya sejumlah kondisi yang memungkinkan adanya kehidupan, meski mungkin hanya organisme bersel tunggal yang mampu bertahan di sana.

"Jika pernah ada kehidupan di sana, kemungkinan ia masih eksis hingga saat ini," kata dia, seperti dimuat Daily Mail, Sabtu (9/2/2013).(Ein)


Sumber : news.liputan6.com

Minggu, 13 November 2011

Konspirasi dalam publikasi foto-foto Mars oleh NASA

Konspirasi dalam publikasi foto-foto Mars oleh NASA

Penyelidikan yang dilakukan para peneliti muda yang tergabung dalam Jet Propulsion Laboratory (JPL) menunjukkan beberapa indikasi bahwa NASA DENGAN SENGAJA mengubah warna citra image yang dipublikasikan. Foto yang tadinya terlihat seperti lingkungan planet Bumi (!) diubah menjadi planet merah yang ganas dan berdebu.
Seharusnya:
NASA membuatnya jadi gini?
Dari konferensi pers tersebut, para peneliti JPL memperlihatkan gambar bahwa lingkungan planet Mars adalah padang pasir berwarna salmon dengan langit biru! Untuk apa NASA mengubahnya menjadi warna merah menyala?
Kemudian menurut JPL, kenapa NASA dengan sengaja memblur(kabur)-kan foto yang tadinya tajam dan jelas demi alasan ilmiah?
Seharusnya:
Berikutnya JPL menambahkan dalam konferensi pers-nya bahwa: “di permukaan tanah, temperatur berkisar antara 5 derajat Celcius hingga -15 derajat Celcius (bisa ditinggali manusia?)”. Namun site NASA berbeda, mereka menyebutnya -70 derajat Celcius hingga -5 derajat Celcius. Siapa yang benar?
Apakah motif NASA melakukan itu ada hubungannya dengan cuplikan foto permukaan Mars yang ini (difoto dari atas)?

Foto tersebut diperoleh di Planet Mars dari ketinggian Spacecraft Altitude 408.92 km: Latitude 37.22°, Longitude 27.80°, Resolution * 4.47 meters/pixel, Phase Angle 42.97°, Incidence Angle 42.87°
Emission Angle 0.17°, North Azimuth 93.70°, Slant Range (km) 408.92.
Terlalu sempurna untuk melihatnya sebagai kebetulan alam biasa, atau bekas tabrakan meteor.
Lihat bentuk “bola”-nya, jika lubang tersebut terbentuk akibat benturan meteorit, masa bisa bulet banget dan menonjol keluar? Kelihatan seperti sebuah “bangunan” atau sengaja dibuat seperti itu oleh sebuah ‘mahluk’? Yang jelas bukan manusia yang buat itu di Mars, kan?
Apakah NASA menyembunyikan sesuatu dari kita…?

Bisa jadi penjelajahan ke Mars adalah HOAX atau bisa jadi Nasa menyembunyikan fakta bahwa Mars adalah salah satu planet yg dapat ditinggali oleh manusia di kemudian hari.
Dari foto2 yg diambil nasa sebelumnya banyak sekali bukti2 yg diungkap oleh beberapa ahli bahwa foto2 diambil dr planet Mars memiliki petunjuk kehidupan baik adanya tumbuhan (walau bentuk berbeda dg di bumi) hingga bahkan adanya peradaban di sana!


Tanaman Raksasa
Hutan dan danau

Air yg melimpah


aliran air



Bekas2 Peradaban atau peradaban yg masih hidup










benda2 aneh di langit Mars


tengkorak manusia dg gundukan disampingnya ?? (spt kuburan)



Tengkorak2 binatang??
Mungkin bangsa Maya yg menghilang tanpa jejak ribuan th yg lalu pergi ke planet ini?? Kita tahu bangsa maya dimungkinkan memiliki teknologi yg sangat tinggi ttg astronomi yg mungkin melebihi teknologi manusia saat ini.
Dengan teknologi yg dimiliki, hampir pasti mereka mengetahui adanya 1 planet yg berotasi memotong rotasi planet2 lainnya dg berbentuk elips yg kita baru planet ini di th 1980 di sebut “Planet X”.

Banyaknya bencana besar yg ditimbulkan akibat gravitasi planet X ini ketika berpapasan dg Bumi mungkin membuat mereka berfikir utk meninggalkan bumi utk mencari tempat yg aman spt ke planet lain (Mars). Ini dapat diketahui dg bagaimana cara mereka membuat sistem penanggalan yg memiliki pembagian “penanggalan jauh” yg membagi hari menjadi beberapa periode.
Dan menurut beberapa peneliti akhir periode penanggalan yg digunakan bangasa Maya bertepatan dg periode rotasi “planet X” ini, dan setiap periode planet X ini berpapasan dg Bumi tercatat bencana2 besar telah terjadi di Bumi.. hingga terjadi keruntuhan2 peradaban2 besar secara bersamaan dibarengi munculnya peradaban baru dg tiba2 pula;
Jatuhnya Kerajaan Pertengahan Mesir kuno,
terjadi zaman kegelapan Mesopotamia,
munculnya kerjaan Hittie tiba2 di Anatolia,
runtuhnya Harrapan di India,
runtuhnya peradaban Minoan,
munculnya tiba2 peradaban Olmec,
runtuhnya dinasti Xia di Cina
.. semua terjadi bersamaan pada 1650 SM.
Periode masih terus berjalan, mundur ke masa sebelumnya tercatat:
Sekitar 3150 SM – terjadinya air bah (setelah bencana ini sejarah peradaban2 kuno dimulai)
Sekitar 5310 SM – Efek pendinginan iklim tiba2 pada periode Holocene
Sekitar 8900 SM – Pemanasan global dan pencairan kutub yg cepat dan tiba2 pada masa interglacial period
Sekitar 12.600 SM – Pergeseran kutub bumi atau polar shift.. efeknya mengerkan dilihat dari fosil mamoth yg membeku tiba2 dengan makanan masih ada diperut belum terproses yg juga terawetkan
Diperkirakan masa kedatangan lagi planet ini pada tahun 2012 tepat penanggalan Tzolkin berakhir yaitu 21 desember 2012. Planet ini dapat dilihat dengan mata telanjang pada tahun 2010. Beberapa ilmuwan meyakini pemanasaan global saat ini bukan lah diakibatkan oleh pencemaran lingkungan tapi akibat mendekatnya planet ini ke Bumi saat ini.
Jika Anda tahu bahwa Amerika mengerjakan proyek “hitam” yg menghabiskan ratusan milyar untuk membangun sistem perjalanan ruang angkasa.. proyek rahasia ini berhasil diungkap ke publik oleh oleh komisi “the disclosure project (http://misteridunia.wordpress.com/2008/09/25/konspirasi-planet-mars/www.disclosureproject.org)“. Dan menutup2i bahwa Mars dapat dihuni oleh manusia saya yakin berkaitan dg kedatangan “Planet X” ini.
Sumber (http://yasirmaster.blogspot.com)
Foto-foto Permukaan Planet Mars yang Unik Foto-foto Permukaan Planet Mars yang Unik

Foto-foto Permukaan Planet Mars yang Unik Foto-foto Permukaan Planet Mars yang Unik

Mars adalah salah satu planet di tata surya kita yang hampir serupa dengan bumi.
Permukaan mars yang tediri dari bukit-bukit dan lembah-lembah yang curam sampai sekarang diindikasi pernah ada air diplanet itu.
Bahkan menurut penelitian sebuah foto terakhir di katakan bahwa di mars pernah di tumbuhi pohon!
Valley of mystery: This chasm looks as if water once flowed through it
Jagged edge: The rim of Victoria Crater, home to a field of sand dunes, was caused by erosion
In the groove: Valles Marineris, at more than 100 miles wide, dwarfs the Grand Canyon
Devil's punch bowl? The mouth of Albor Tholus, an extinct volcano, is 30km across
Red crescents: Scalloped sand cliffs ripple across the surface
Cold mountain: Patterns on this range could have been caused by glaciers
mars
MARS
mars
MARS
sumber :http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-1243364/Marvels-Mars-Stunning-postcards-Red-Planet.html

Rabu, 14 September 2011

"Merapi-Merbabu" di Mars

"Merapi-Merbabu" di Mars

KOMPAS.com — Tak cuma Bumi yang memiliki gunung bertetangga seperti Merapi dan Merbabu, Mars pun demikian. Baru-baru ini, European Space Agency (ESA) merilis citra gunung bertetangga yang terletak di belahan utara planet merah.
Dua gunung tersebut adalah Ceraunius Tholus dan Uranius Tholus. Ceraunius Tholus adalah gunung yang lebih besar dengan wilayah merentang selebar 130 km, tinggi menjulang 5,5 km, dan caldera yang berdiameter 25 km.
Pada gambar tampak puncak Ceraunius Tholus berwarna kelabu, sementara bagian lain yang berwarna violet adalah Kawah Rahe yang berukuran 35 x 18 km. Kawah tersebut diduga terbentuk akibat meteorit.
Uranius Tholus yang lebih kecil berada di 60 km sebelah utara Ceraunius Tholus. Diameter dasar Uranius Tholus mencapai 62 km dengan tinggi 4,5 km. Kawah berdiameter 13 km bisa dilihat di sebelah barat Uranius Tholus.
Bagian dasar caldera yang halus di puncak Ceraunius Tholus mengindikasikan bahwa saat atmosfer Mars berdensitas lebih tinggi, bagian itu merupakan danau. Dugaan lain, caldera bisa hasil pelelehan es yang terbentuk di bawah permukaan.
Selain kedua gunung ini, Mars juga memiliki gunung yang dikenal terbesar di tata surya, yakni Olympus. Pada tahun 2004, Mars Express memberikan gambaran detail gunung-gunung di Mars.
Bawah Tanah Mars Mungkin Kubur CO2

Bawah Tanah Mars Mungkin Kubur CO2

KOMPAS.com — Atmosfer Mars saat ini memiliki lapisan karbon dioksida yang tipis. Hal ini membuat para ilmuwan bertanya-tanya sebab mereka meyakini bahwa sebenarnya di masa lalu Mars memiliki lapisan karbon dioksida yang lebih tebal, memungkinkan air dalam wujud cair stabil di permukaan Mars.
Ke mana karbon dioksida itu pergi? Penelitian James Wray dari Cornell University di Ithaca, New York, mengungkapkan penyebabnya. Hasil penelitiannya dipresentasikan di pertemuan Lunar and Planetary Science Conference yang berlangsung minggu ini di Texas.
Menurutnya, karbon dioksida mungkin saja terkubur di bawah permukaan Mars. Karbon dioksida membentuk mineral karbonat, sebuah proses yang di bumi terjadi ketika lautan menyerap karbon dioksida dari atmosfer dan mendepositkannya dalam bentuk batuan karbonat.
Proses yang sama, menurut Wray, bisa terjadi di Mars pula. Untuk diketahui, instrumen pemetaan mineral di Mars Reconnaissance Orbiter NASA berhasil menemukan mineral batuan yang kembali terangkat ke permukaan planet merah itu setelah sebelumnya sempat terkubur.
Hilangnya karbon dioksida dari atmosfer Mars menyebabkan massa jenis atmosfer planet merah itu tak serapat sebelumnya. Hilangnya karbon dioksida ini sendiri telah menjadi pertanyaan sejak lama, dikenal dengan Mars Missing Carbon.
Mars Punya Danau Berisi Air

Mars Punya Danau Berisi Air

KOMPAS.com - Satelit yang mengorbit Mars menangkap citra kawah unik di planet merah itu. Ilmuwan meyakini, kawah tersebut di masa lalu pernah berisi air dan menjadi bukti bahwa Mars punya danau berisi air. Penemuan langka itu ditandai oleh adanya citra delta di kawah tersebut, dimana air mengalir dan mengendapkan sedimen dalam bentuk kipas yang khas.
Kawah tempat delta berada dinamai kawah EbersWalde. Kawah selebar 65 km itu saat ini kering, namun ilmuwan percaya bahwa kawah itu sebelumnya basah alias berair. Penemuan ini dilakukan oleh Badan Antariksa Eropa (ESA) dengan Mars Express, satelit yang mengorbit Mars sejak tahun 2003. Ilmuwan mengkomunikasikan hasil penemuan ini Jumat (2/9/2011) lalu.
Dalam citra tersebut, terlihat bahwa kawah memiliki bentuk seperti lingkaran. Pada gambar di atas, tampak kawah berada di sebelah kanan gambar. Kawah tersebut terbentuk lewat proses tabrakan asteroid yang terjadi 3,7 miliar tahun yang lalu. Demikian pendapat ilmuwan seperti yang diuraikan di Space.com dalam publikasi Jumat lalu.
Pada bagian atas gambar, tampak bahwa ada lingkaran yang lebih besar di sebelah kiri. Lingkaran itu adalah citra kawah Holden yang terbentuk setelah Eberswalde, juga akibat tumbukan dengan benda angkasa. Pemebentukan kawah Holden berakibat pada "terkuburnya" struktur kawah Eberswalde. Untungnya, struktur delta yang menjadi penanda pernah adanya aliran air masih bisa dilihat.
Ilmuwan menguraikan, delta itu memiliki luas 115 km persegi. Di bagian sekitar delta, terdapat guratan-guratan yang menandakan saluran dimana air mengalir. Adanya kawah, delta dan saluran tempat air mengalir menjadi salah satu pendukung teori bahwa Mars di masa lalu pernah memiliki air dalam bentuk cair dan mengalir bak sungai di Bumi.
Penelitian lanjut kini masih dilakukan. Kawah Holden dan Eberswalde sendiri nantinya akan menjadi lokasi pendaratan wahana antariksa NASA di Mars, Curiosity, yang akan diluncurkan November 2011 nanti.